Kumpulan Testimonial dari Media Online Terpercaya Part 2

Posting kali ini mengenai Testimonial Pelanggan atau Konsumen yang telah mengkonsumsi Semut Jepang dan telah mendapat efek positif dalam mengkonsumsinya dengan harapan untuk membuat Pengguna atau Pasien yang ingin mencoba Semut Jepang agar tidak ragu dan Mensugesti dirinya untuk sembuh melalui media semut jepang ini, semoga allah meridhoi untuk kesembuhan anda. Amin

Pada posting kali ini penulis mengambil data dari beberapa forum facebook dan website pembudidaya semut jepang, dengan total 34 gambar detail mengenai efek semut jepang. Lebih lengkapnya saksikan cuplikan berikut ini.


Penulis mengumpulkan data - data Testimonial, Liputan, Bukti dan juga Kesaksian dari pengakuan teman - teman yang mengkonsumsi Semut Jepang ini, sehingga membantu untuk meningkatkan kepercayaan yang masih ragu - ragu takut akan adanya efek samping ketika mengkonsumsi Semut Jepang ini.


Melihat lebih detail bisa klik link berikut ini :


Terima kasih untuk www.nukarduit.com | www.jual-semut-jepang.blogspot.com | www.jualsemut.com | www.deposemutjepang.blogspot.com | Forum Facebook Semut Jepang Obat Vitalitas & Komunitas Semut Jepang Indonesia

2 komentar: Leave Your Comments

  1. Tarjih:

    Dari keterangan di atas, pendapat yang lebih mendekati adalah pendapat jumhur ulama. Karena beberapa alasan,

    Pertama, serangga tidak bisa disembelih. Karena menyembelih ada standarnya. Menyembelih dalam kondisi normal hanya bisa dilakukan di leher, baik pangkal maupun ujung. Sementara serangga tidak bisa disembelih, karena kebanyakan tidak ada lehernya.

    Kedua, setiap binatang yang tidak bisa disembelih, status matinya dihukumi bangkai.

    Ketiga, qiyas serangga dengan belalang jelas tidak tepat. Termasuk qiyas ma’al fariq (analogi dua hal yang beda).

    Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghalalkan bangkai belalang, ini tidak bisa diqiyaskan. Karena statusnya di sini rukhshah. Dan rukhshah tidak bisa melebar.

    Dalam kadiah masyhur dari Imam as-Syafii, beliau mengatakan,

    الرخص لا يتعدى بها محلها

    Rukhshah itu tidak bisa melebar dari cakupannya. (al-Bahr al-Muhith, 7/75).
    Berobat dengan yang Haram

    Setiap yang haram, tidak boleh digunakan untuk obat.

    Pertama, menggunakan obat bukan termasuk perkara dharurat yang membolehkan mengkonsumsi yang haram. Karena tidak ada jaminan, berobat dengan barang haram akan menghasilkan kesembuhan.

    Kedua, obat itu ada banyak pilihan. Sehingga ketika ada obat yang dilarang, dia bisa beralih ke obat yang lain.

    Ketiga, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang berobat dengan sesuatu yang haram. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

    إِنَّ اللَّهَ أَنْزَلَ الدَّاءَ وَالدَّوَاءَ وَجَعَلَ لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءً فَتَدَاوَوْا وَلاَ تَدَاوَوْا بِحَرَامٍ

    Sesungguhnya Allah menurunkan penyakit dan obat. Dan Allah jadikan setiap penyakit ada obatnya. Karena itu, berobatlah kalian, dan jangan berobat dengan sesuatu yang haram. (HR. Abu Daud 3876 )

    Dari keterangan di atas, kami tidak merekomendasikan menggunakan semut jepang sebagai obat.

    Allahu a’lam.

    BalasHapus
    Balasan
    1. inggih terima kasih untuk komentarnya .. sy stuju mngenai jangan jadikan semut jepang menjadi pilihan obat pertama jika mmg msh bnyk plihan obat lainnya ..

      mengutip https://muslimafiyah.com/hukum-berobat-dengan-semut-jepang.html

      Informasi yang sampai ke redaksi MuslimAfiyah.Com mereka bahwa ada cara berobat semut jepang adalah dengan cara diminum dengan air dalam keadaan hidup. Maka ini cara ini tidak boleh, karena ulama malikiyah yang membolehkan makan hasyaraat mempersyaratkan harus disembelih/dimatikan tetapi saya dalam memberikan anjuran selalu konsumsi dimatikan .. :)

      Karena masalah ini adalah masalah perbedaan fikh, jangan sampai berpecah belah.

      Poin yang diperselisihkan adalah “anggapan khabist/jelek”, penilaian khabits bisa berbeda-beda dan serangga yang tidak mengalir darahnya tidak perlu disembelih sehingga cukup dimatikan dengan niat. Akan tetapi inipun disanggah karena qiyasnya adalah dengan belalang, sedangkan belalang ada dalil pengecualiannya.

      Ibnu Taimiyyah rahimahullah menjelaskan bahwa semua hasyaraat khabaits haram kecuali yang dikecualikan oleh dalil. Beliau berkata,

      أكلُ الخبائثِ، وأكلُ الحيَّاتِ والعقاربِ حرامٌ بإجماعِ المسلمينَ

      “Memakan khabaits, ular dan kalajengking diharamkan dengan Ijma’ kaum muslimin.”[9]

      Kemudian,

      Salah satu dalil yang menjadi batasan dalam hal ini adalah firman Allah,

      وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ

      “Dia menghalalkan untuk mereka (umatnya) hal-hal yang baik (thayibat) dan mengharamkan untuk mereka al-makanan yang menjijikkan (Khabaits).” (QS. al-A’raf: 157).

      Tetapi dalam kasus semut jepang belum ditemukan hal hal yang merugikan atau tidak baik, selama ini banyak sekali testimonial yang saya kumpulkan mengenai kesembuhan dengan semut jepang ..

      Sekali lagi terima kasih .. Wassalamualaikum wr. wb.

      Hapus