Cara pengiriman Paket Semut Jepang ke Luar Kota atau Pulau



TIPS MENGIRIM SEMUT DENGAN PAKET OLEH MAS SIGIT
(Sigit Facebook), Download File disini.

Menanggapi tulisan tentang cara paket untuk dikirim ke daerah/luar pulau, maka ada beberapa hal yang layak diperhatikan (mohon maaf tidak ada gambar) :

1. Bagian luar toples sebaiknya ditempel kertas, supaya tidak terlihat dari luar.
2. Sebelum ditutup, bagian kepala toples diberi kain kassa, jadi semut tidak akan terlempar keluar jikalau toplesnya terbolak-balik.
3. Buatlah sebuah kotak dari karton 
(bisa menggunakan karton bekas aqua atau yang lainnya; cara membuat kotak sangat sederhana, itu pelajaran waktu SD)
4. Ukuran sisi-sisi dan atas kotak ditambahkan minimal 5 cm lebih besar dari toplesnya.
5. Setiap sisi kotak dan atas kotak di lubangi secukupnya untuk ventilasi udara tetapi semut di dalam toples tidak terlihat.
6. Jika kotak sudah selesai buat tulisan yang menandakan bagian atas dan bawah kotak, lalu tambahkan tulisan  “ jangan dibanting” .
7. Masukkan toples ke dalam kotak. Supaya toples tidak bergerak di setiap sisi kotak ditambahkan cacahan kertas untuk menahan toples.
8. Setelah siap dikirim, lekatkan kotak dengan isolasi atau lakban.
9. Beri alamat penerima dan pengirim yang jelas.
10. Antar ke tempat pengiriman, bayar biaya.
11. Tunggu kabar dari penerima.
12. Selamat dan sukses menjadikan orang lain sehat.

  
                                   sumber gambar illustrasi dari : www.nukarduit.com

    Tambahan Tips dari Mas Zinedine Zahid, karena pertanyaan sudah di jawab pak Antonius Sigit Triheryanto saya kasih tips Beberapa masalah yg sering di jumpai waktu pengiriman :

1. Kalau ditanya kenapa di lubangi? Jawab aja biar gak lembab di dalam kemasan, kalau lembab nanti jadi busuk.
2. Bilang juga ke petugasnya untuk tidak membungkus ulang paket karena Barang lembab jadi busuk. (soalnya terkadang setelah sudah masuk dan mulai akan dikirim, petugas membungkusi ulang paket dengan plastik) #biasanya ekpedisi JNE
3. Kasih tulisan "FRAGILE" atau minta petugas ngasih stiker "FRAGILE". Biasanya paket yang diberi stiker "FRAGILE" akan mendapat perlakuan yang lebih baik, gak akan dibanting atau ditindih.
4. Kirim paket ke agen cabang aja, jangan di agen pusat. Soalnya biasanya agen pusat prosedurnya lebih ketat. Bahkan terkadang setelah barang mau dikirim ada yang memakai scanner X-Ray. Jadi bisa kelihatan isinya.
5. Untuk menghindari masalah no.4 bisa ditambahkan kertas karbon (yg warna hitam, biasanya dipakai nulis nota) Karena katanya bisa bikin paket gak terdeteksi X-Ray. Tapi saya juga belum pernah coba sih. hahaa,  

NB : denger-denger Sekarang untuk pengiriman barang lebih ketat karena implementasi RA (Regulated Agent) di lini 1 pergudangan bandara.

   Tentang x-ray, semua akan terlihat di x-ray imagery krn x-ray skrg lebih maju (advance), sejak kebobolan senjata api genggam dengan bahan polymer, kini teknologi pencitraan sudah dalam 3 dimensi.

# Hampir mirip dgn x-ray scanner di bagasi penumpang kurang lebih spt ini : 
Warna gambar yang ditampilkan tergantung pada kerapatan materi dan bahan: bahan organik seperti kertas, pakaian dan bahan peledak sebagian besar ditampilkan dalam oranye. Campuran bahan spt aluminium ditampilkan dalam warna hijau. 
Bahan anorganik seperti tembaga, kuningan ditampilkan dalam item biru dan non-depletted ditampilkan dalam hitam (kadang hijau kekuningan atau merah). Kontras warna warna tergantung pada kepadatan atau ketebalan material.

Untuk selanjutnya tambahan dari Penulis mungkin bisa menambahkan referensi dari beberapa pengalaman diatas dalam tips melakukan pengiriman paket.

# Pada keterangan paket harap diisikan Obat Herbal/Herbal/Suplemen Herbal karena jikalau mengirim semut jepang hidup dikategorikan hewan dan harus mengurus surat karantina seperti postingan saya sebelumnya ketika ingin mengirim paket ke luar negeri.

# Selanjutnya untuk Toples paket dirangkap 2, selain kassa steril ditutup dengan tutup toples bawaan tetapi dilubangi tetapi tidak sebesar badan semut karena fungsinya hanya untuk sirkulasi udara didalamnya.

# Usahakan paket karton jangan wadah yang mudah penyok, serta berilah ruang senggang agar tempat untuk udara tidak sempit dan klo tidak bisa melubangi cukup beri ruang(lubang) besar sekitar 1/2 lubang pada tiap pojok paket tetapi tidak sampai kelihatan dalamnya, untuk memberi sirkulasi udara terhadap paket.

# Jika pengiriman luar pulau pastikan ragi tape minimal 3 butir, dianjurkan 5 butir untuk menjaga semut tetap hidup karena perjalanan jauh hingga mencapai sampai 1 minggu lamanya.

# Tambahan dari Penulis berilah Brosur/Flyer/Modul untuk Panduan dalam mengkonsumsi Semut Jepang, serta cantumkan no.kontak anda sehingga bila ada rekan pembeli anda bisa langsung menghubungi anda.

# Yang terakhir usahakan anda bantu tracking perkembangan paket diantar sampai penerimaan, membantu pembeli memastikan paket sudah diantar dan sampai dimana. Data kontak pembeli anda dan hubungi 1 - 2 bulan setelahnya dengan menanyakan testimonial jika memang ada perubahan lebih baik, sehingga membantu anda dalam menambah referensi.

#Tips tambahan karena penjualan semut jepang biasanya hanya terjadi 1 kali pada konsumen yang sama maka supaya konsumen puas selain berikan bonus semut juga berikan bonus panduan entah itu brosur/flyyer atau modul untuk keterangan konsumsi demi membantu konsumen dalam mengkonsumsinya. Serta anjuran untuk pemesanan mengingat ekpedisi tanggal merah/dan hari minggu libur maka jangan lakukan order H-1 /H-2 untuk paket pengiriman 1 hari atau jangan lakukan order H-3 / H-4 untuk pengiriman reguler, menghindari keterlambatan pengiriman paket. Dan karena tidak tentunya jam/waktu pengiriman paket kerumah/alamat dari konsumen maka dari pengalaman saya rata - rata ekpedisi mengantar kerumah/ alamat sekitar siang sampai sore, kalaupun pagi/ malam itu hanya pada beberpa kasus seperti ketika overload order.

#1. Misal asumsikan Minggu libur, untuk order jangan lakukan hari jum'at atau sabtu melainkan di hari Senin - Kamis, sehingga paket akan dikirim tepat waktu.
#2. Untuk pengiriman Reguler, untuk order jangan lakukan hari Rabu/Kamis melainkan di hari Senin,Selasa,Jum'at, atau bahkan Sabtu, Minggu untuk JNE/Tiki karena mereka buka pada hari itu.


#NB: Untuk Ongkir sendiri pada JNE/TIKI/Pos Indoneisa sekitar 25 ribu untuk dalam pulau Jawa, dengan standar pengiriman YES/ONS/Express tenggat waktu sekitar 1-2 hari untuk menjaga semut tetap hidup dan dalam kondisi yang baik - baik saja. Namun untuk luar Pulau sebaiknya menggunakan POS untuk Express sekitar 30 ribu-35 ribu, untuk Kilat Khusus sekitar 10 - 20 ribu, tetapi Pos berpedoman pada berat, dan untuk berat pada pengiriman paket sekitar 200-300 gram, klo ditambah ragi per pack nya +100 gram. Jika paket lebih berat sekitar 500 gram keatas sebaiknya menggunakan JNE/TIKI walau memang tidak support untuk pengiriman sehari pada kota - kota kecil tapi bisa menggunakan pengiriman reguler sekitar 3-4 hari/ 1 minggu sama seperti surat khilat khusus dari POS. Gunakan POS untuk membantu negara serta gunakan ketika barang kurang dari 500 gram, tetapi gunakan JNE/TIKI untuk pengiriman barang diatas 500 gram.


    Sekian dari Penulis semoga membantu bagi Pembudidaya Semut Jepang dalam melakukan pengiriman luar kota/ luar pulau dengan menggunakan ekspedisi, bukan bermaksud berbohong tetapi untuk menjangkau orang yang jauh kita hanya bisa menggunakan ekpedisi, dan juga semut jepang ini tidak berbahaya seperti virus yang mematikan, malah membuat tubuh manusia lebih baik mungkin bisa dikategorikan berbohong demi kebaikan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan semut jepang itu sendiri.

Terima Kasih.

5 komentar: Leave Your Comments

  1. Terima kasih info dan masukan nya, sangat bermanfaat,

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih kembali dn smoga bermanfaat .. :)

      Hapus
  2. mas,kalo misalkan untuk kirim ke luar negri bagaimana ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa dibaca di artikel pak joko pak di blog ini ada .. mengenai tata cara dan prosedurnya .. terima kasih

      Hapus
  3. Makasih mas tipsnya sangat bermanfaat

    BalasHapus